MAKASSAR — Ketua DPW Gerakan Rakyat Sulawesi Selatan, Asri Tadda, mendorong generasi muda untuk tampil lebih kritis dan progresif dalam merespons berbagai persoalan bangsa.
Hal itu ia sampaikan dalam Dialog Pemuda bertema “Muda Bergerak – Indonesia Hebat” yang digelar DPW Muda Bergerak Sulsel di Warkop Resopa Makassar, Minggu (30/11) malam.
Dalam forum tersebut, Asri menekankan bahwa anak muda tidak boleh berhenti pada kritik permukaan, tetapi harus mampu menelusuri akar masalah secara lebih dalam dan komprehensif.
“Kita harus mempelajari dan mengkaji setiap masalah. Kita perlu tahu hulunya di mana, sehingga apa yang kita lakukan di hilir benar-benar memberi dampak,” ujar Asri.
Ia menegaskan bahwa kegelisahan adalah energi utama gerakan anak muda.
“Filosofi kita adalah bergerak. Kita harus gelisah melihat keadaan di sekitar kita dan kemudian menghadirkan solusi melalui aksi konkret sebagai elemen perubahan di wilayah masing-masing,” tambahnya.
Dialog pemuda ini juga menghadirkan Ketua Bidang Politik DPW Muda Bergerak Sulsel, Firdaus, dan dipandu Sekretaris DPW Muda Bergerak Sulsel, Faisal.
Sejumlah tokoh pemuda Makassar hadir dan aktif terlibat dalam sesi diskusi yang berlangsung interaktif, membahas peran dan eksistensi kaum muda dalam dinamika sosial dan politik saat ini.
Sebagai organisasi sayap dari Gerakan Rakyat, Muda Bergerak disebut Asri memiliki tanggung jawab moral untuk memperkuat kapasitas intelektual dan sikap kritis generasi muda di Sulawesi Selatan.
Usai kegiatan, Asri menyampaikan apresiasi kepada pengurus DPW Muda Bergerak Sulsel.
“Apresiasi kami kepada Ketua DPW Muda Bergerak Sulsel Dinda Muhammad Alief dan para pengurus, termasuk DPD kabupaten/kota. Yuk, terus bergerak untuk Indonesia Menyala,” ujarnya.
Turut hadir dalam kegiatan ini Bendahara DPW Gerakan Rakyat Sulsel, Irma Effendy; Humas DPW Gerakan Rakyat Sulsel, Rury P. Asri; serta pengurus DPD Gerakan Rakyat Kabupaten Gowa, Muh. Anwar. (*)
